Terbaru

Jumat, 24 Mei 2019

Masjid Tua Ini Miliki Goa Persembunyian di Bawahnya

Cirebon dikenal dengan segudang cerita perjuangan dan penyebaran agama islam, sebuah Masjid di Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon menjadi salah satu peninggalan saksi sejarah tersebut. Di bawah fondasi Masjid Pondok Pesantren Wanantara, terdapat sebuah Gua atau ruang bawah tanah yang konon menjadi tempat persembunyian para santri dan kyiai saat di serang oleh penjajah VOC.

sedot wc
Masjid Wanantara, Cirebon
Pondok Pesantren tersebut didirikan oleh Mbah Musa, saat itu pesantren masih berbentuk padepokan. Sementara itu, masjid ini dibangun oleh Mbah Abdul Jalil, generasi ke 4 di Wanantara, sekitar tahun 1800an di tepi sungai Cipager. Sedangkan pondasinya dibangun oleh ayahnya, Mbah Syafi'i.

sedot wc
Akses masuk goa di fondasi lama
Sebuah terowongan dibawah pengimanan kini menjadi sejarah tinggi, karena dulunya digunakan untuk bertafakur atau menyepi saat beribadah serta menjadi akses masuk kedalam gua sebelum ditutup setelah indonesia merdeka. 

Karena kurangnya perawatan, bangunan lama masjid ini dirobohkan dan diganti dengan yang baru di sebelahnya, dengan konsep yang sama, yakni terowongan yang terletak di bawah pengimaman. Meskipun terlihat baru karena mengalami renovasi, namun masjid ini menjadi salah satu masjid tertua di Cirebon, karena berusia hampir 1 abad.

sedot wc
Akses masuk goa, disamping pengimaman di fondasi masjid baru
Konon katanya, nama Wanantara sendiri berasal dari kata 'wana' yang berarti hutan, dan 'ketara' yang artinya terlihat. Jadi, Wanantara berarti hutan yang terlihat. Nama tersebut diberikan oleh Pangeran Walangsungsang atau Mbah Kuwu Cirebon, saat bertemu dengan Mbah Musa Maharesi Siddiq, pendiri padepokan Wanantara, atau yang sekarang dikenal dengan nama pondok pesantren Wanantara, yang kini berada di bawah naungan Yayasan Maharesi Siddiq.

Sumber :@cirebonheritage dan Ust Mashuri