Terbaru

Rabu, 07 Agustus 2019

Fosil Dinosaurus Jenis Baru Ditemukan, Padahal Sudah Disimpan di Museum Selama 30 tahun

Peradaban zaman dinosaurus yang sudah lama punah selalu menghasilkan penemuan baru, dengan berbagai macam jenisnya dari fosil yang di temukan. Seperti yang terjadi di Afrika Selatan, peneliti berhasil menemukan spesies baru dinosaurus dari fosil yang sebelumnya sudah di lihat selama 30 tahun, tetapi baru sadar jika itu spesies baru.

Tengkorak fosil dinosuaus bernama Ngwevo intloko di National History Museum, Afrika Selatan sumber : metro.co.uk


Fosil dinosaurus yang baru ditemukan itu berada di museum yang terletak di Johannesburg, Afrika Selatan dan sudah disimpan di sana selama 30 tahun, para peneliti sebelumnya menyadari fosil dinosaurus itu adalah jenis Massospondylus, tetapi ketika sedang mempelajari koleksi di musem itu dan diteliti lebih lanjut fosil itu merupakan jenis Ngwevo intloko.

Di duga fosil N. intloko ini berusia 200 juta tahun yang lalu, temuan fosil ini di dapat oleh Paul Barret dan Kimberley Chapelle ahli dari National History Museum di London, Inggris, mereka telah mempublikasikan temuannya di jurnal PeerJ.


"Ini adalah dinosaurus baru yang bersembunyi di depan mata, spesimen telah berada sebagai koleksi di Johannesburg selama sekitar 30 tahun dan banyak ilmuan lain telah melihatnya, tetapi mereka semua berpikir bahwa itu hanyalah contoh aneh dari Massospondylus," ujar Barret.

Dinosaurus N. intloko memiliki panjang dari hidung sampai ekor sekitar empat meter dan di prediksi memiliki berat 300 kilogram, dia punya kemampuan untuk berjalan dengan kaki belakangnya, peneliti menduga dinosaurus ini punya bentuk tubuh panjang, leher ramping dan tengkorak yang kecil.

Mahasiswa program doktor Kimberley Chapelle di University of Witwatersrand menjelaskan, untuk memastikan bahwa sebuah fosil adalah milik spesies baru, penting mengesampingkan kemungkinan bahwa itu adalah versi yang lebih muda atau lebih tua dari spesies yang sudah ada.

"Ini adalah tugas yang sulit untuk diselesaikan dengan fosil, karena jarang memiliki serangkaian umur fosil yang lengkap dari satu spesies, untungnya dinosaurus Afrika Selatan yang paling umum Massospondylus memliki spesimen mulai dari embrio hingga dewasa," ujar Chapelle

Massospondylus adalah salah satu dinosaurus pertama pada awal periode Jurrasic dan banyak ditemukan di Afrika Selatan, yang membuat para penliti memiliki spesimen dengan usia berbeda yang bisa dipakai sebagai pembanding.