Terbaru

Minggu, 19 April 2020

Tim Nasa Menemukan Planet Baru Yang Mirip Dengan Bumi dan Mungkin Bisa Dihuni

Tim NASA membuat penemuan baru yaitu sebuah planet baru yang sangat mirip dengan bumi, lewat teleskop ruang angkasa bernama Kepler.
Dikutip dari Science Daily, para peneliti mengatakan di planet ekstrasurya tersebut ditemukan struktur bebatuan yang memungkinkan adanya air.
Ilustrasi sumber : sciencedaily.com/
Planet tersebut saat ini dinamakan Kepler-1649c sesuai dengan nama alat yang mengendus keberadaan planet tersebut untuk kedua kalinya. Sebagai informasi, Kepler sudah tidak dioperasikan lagi semenjak tahun 2018.
Namun, saat dicek kembali, para ilmuwan melihat tanda-tanda adanya planet baru. Sebelumnya, algoritma komputer salah mengindentifikasikan penemuan itu.
Para ilmuwan NASA mengatakan jika planet Kepler-1649c menerima cahaya dari bintang inang sebesar 75 persen dari jumlah cahaya yang diterima bumi dan planet yang baru terungkap ini hanya 1,06 kali lebih besar dari planet bumi.
Ini membuat para peneliti berspekulasi bahwa suhu di planet tersebut hampir sama dengan bumi.
"Dunia yang menarik dan jauh ini memberi kita harapan bahwa bumi kedua terletak di antara bintang-bintang, menunggu untuk ditemukan," demikian kata Thomas Zurbuchen, administrator dari Direktorat Misi Sains NASA.
Ada exoplanet lain yang diperkirakan lebih dekat ke Bumi dalam ukuran, seperti TRAPPIST-1f dan dengan beberapa perhitungan, Teegarden c. Yang lain mungkin lebih dekat ke Bumi dalam suhu, seperti TRAPPIST-1d dan TOI 700d. Tetapi tidak ada planet ekstrasurya lain yang dianggap lebih dekat dengan Bumi dalam kedua nilai ini, yang juga sistemnya terletak di zona layak huni.
"Dari semua planet yang diberi label salah yang telah kami pulihkan, yang satu ini sangat menarik - bukan hanya karena berada di zona layak huni dan ukuran Bumi, tetapi karena bagaimana ia dapat berinteraksi dengan planet tetangga ini," kata Andrew Vanderburg, seorang peneliti di University of Texas di Austin.
"Jika kita tidak melihat pekerjaan algoritma dengan tangan, kita akan melewatkannya," tambahnya
Selain suhu dan ukuran yang diperkirakan hampir sama seperti bumi, para peneliti belum menemukan hal-hal lain seperti misalnya atmosfer di sana.
Namun, mereka bisa memastikan bahwa sesuai perhitungan, setahun di Kepler-1649c setara dengan 19,5 hari di bumi.
Dikutip dari Forbes, Kepler-1649c memiliki ukuran dan suhu planet yang nyaris sama dengan planet Bumi.
Oleh sebab itu, para ilmuwan semakin yakin bahwa ada Bumi kedua di antara bintang-bintang yang mungkin bisa dihuni oleh manusia.
Sementara itu, jarak menuju Kepler-1649c adalah 302 tahun cahaya. Planet tersebut berada di konstelasi Cygnus dan mengorbit pada bintang tipe M yang tidak terlihat dari Bumi.