Terbaru

Sabtu, 16 Mei 2020

Hal-Hal Yang Wajib Anda Ketahui Bila Ingin Beternak Puyuh

Dalam istilah asing, puyuh disebut QUAIL yang merupakan sebangsa burung liar. Puyuh merupakan salah satu jenis burung yang tidak dapat terbang, memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, memilik kaki yang pendek, dapat di adu dan bersifat kanibal.

Anak puyuh sumber : burungpuyuhangkawijaya.blogspot.com/

Awalnya puyuh merupakan burung liar. Tahun 1870, di Amerika Serikat puyuh mulai di ternakan. Setelah masa itu, puyuh berkembang dan menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia, puyuh mulai dikenal dan di ternakan pada akhir tahun 1979.

Ternak burung puyuh mempunyai potensi besar seperti halnya ternak unggas lainnya karena burung puyuh mempunyai sifat dan kemampuan yang menguntungkan antara lain sebagai berikut :

1.  Telur dan daging puyuh mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat.

2.  Mencapai dewasa kelamin pada umur sekitar 42 hari atau 6 minggu.

3. Burung puyuh dewasa dapat memproduksi telur sekitar 200-300 butir pertahun berat telurnya sekitar 10 gram perbutir atau sekitar 7 % dari berat badannya.

4.  Telur burung puyuh yang fertil, bila di tetaskan membutuhkan waktu selama 16-17 hari.

5. Anak burung puyuh baru menetas beratnya sekitar 7 gram perekor, setelah mencapai dewasa kelamin maka burung puyuh betina sekita 143 gram perekor, sedangkan jantan beratnya sekitar 117 gram perekor.

6. Kebutuhan pakan untuk burung dewasa sekitar 14 gram perekor perhari.

7. Burung puyuh memerlukan luas 1 m persegi untuk 40-50 ekor.

8. Burung puyuh lebih tahan terhadap beberapa penyakit yang berbahaya atau menular karena itu bahaya kematian yang di sebabkan dari serangan penyakit adalah relatif kecil selama masa pemeliharaan.

9. Burung puyuh mempunyai daya kesembuhan dari suatu operasi atau luka relatif singkat.

10. Burung puyuh sangat baik sebagai hewan percobaan.

11. Ukuran tubuhnya yang kecil, sehingga untuk di ternakan cukup memerlukan lahan tidak luas, pemeliharaan ringan, biaya hidupnya sedikit, namun mempunyai produksi telur yang sangat tinggi.

12. Keunggulan puyuh dari ternak lainnya cepat menghasilkan, umur 45 hari puyuh sudah mulai bertelur hingga umur 2 tahun dengan rata-rata produksi setahun 200-300 butir.

13. Puyuh tidak mudah terserang penyakit seperti binatang lainnya.

Puyuh mempunyai potensi besar untuk diternakan, karena puyuh mempunyai sifat yang menguntungkan sebagai hewan ternak, disamping dapat memproduksi telur juga dapat diambil dagingnya, selain itu kotoran puyuh sangat baik untuk makanan ikan atau sebagai campuran makanan ternak dan juga sangat baik untuk pupuk tanaman.

Telur dan daging puyuh diminati masyarakat karena mempunyai gizi dan harganya sangat terjangkau oleh masyarakat, usaha peternakan burung puyuh apabila dikelola secara profesional akan memberikan harapan keuntungan yang menjanjikan.

Di indonesia peternakan puyuh masih dikelola secara sederhana, belum banyak perusahaan-perusahaan peternakan puyuh, pada umumnya masih dikelola dengan skala kecil dan menengah. Pengelolaannya masih dilakukan oleh perorangan/kelompok tani, sebagai usaha tambahan.

Karena pada umumnya peternakan puyuh sangat cocok digabungkan dengan usaha lain yaitu pertanian dan perikanan, sebelum memulai usaha terlebih dahulu perlu dipersiapkan segala sesuatunya agar dalam beternak puyuh tidak berhenti di tengah jalan.

Perencanaan ini penting dengan melihat beberapa faktor yang dapat memengaruhi jalannya usaha, antara lain :

- Tenaga Kerja
- Pasar
- Kemauan dan Kemampuan
- Permodalan

Dan untuk lokasi yang tepat bila ingin beternak puyuh adalah

- Lokasi jauh dari keramain dan pemukiman penduduk
- Lokasi mempunyai strategi transportasi untuk jalur pemasaran
- Lokasi terpilih dari wabah penyakit
- Bukan merupakan daerah sering banjir
- Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

Sumber : blog peternakan puyuh di Cirebon burungpuyuhangkawijaya.blogspot.com